Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

PC IPNU PANGANDARAN MENGECAM TINDAKAN APARAT, KEADILAN UNTUK KORBAN, EVALUASI UNTUK POLRI

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Pangandaran menyoroti kejadian atas kejadian demonstrasi 28 Agustus 2025 yang menyebabkan adanya korban jiwa yang merupakan pengemudi ojek online (ojol). PC IPNU Pangandaran menyatakan sikap tegas mengecam keras tindakan represif aparat yang menimpa masyarakat, termasuk insiden memilukan ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pelindasan oleh mobil Brimob. Sekretaris IPNU Pangandaran, Muslih Kurnia menegaskan bahwa kejadian itu mencoreng wajah kepolisian sekaligus melukai rasa kemanusiaan. Menurutnya, aparat yang seharusnya melindungi masyarakat justru melakukan tindakan anarkis yang tidak bisa ditoleransi. “Kami dari PC IPNU Pangandaran menyatakan dengan tegas  mengutuk tindakan represif aparat, khususnya tragedi penindasan pengemudi ojek online oleh mobil Brimob. Polisi seharusnya hadir untuk mengayomi masyarakat, bukan menjadi ancaman bagi rakyat kecil yang mencari nafkah,” tegas Muslih, Jumat (29/8/2025...