Langsung ke konten utama

Penampakan Awan Badai Di Potret Dari Luar Angkasa Menyelimuti Kawasan Sumatera

 

Penampakan awan badai yang menyelimuti kawasan Sumatera berhasil dipotret dari luar angkasa oleh seorang astronaut yang bertugas di Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS).


Potret langit Sumatera tersebut diambil oleh seorang astronaut kru ekspedisi 65 beberapa waktu lalu (18/7) menggunakan kamera digital.


Bidikan astronaut tersebut menampilkan gambar Pulau Bangka dan Belitung yang lebih kecil berdekatan dengan Laut Jawa dan Pantai Barat Kalimantan, seperti dilaporkan oleh Earth Observatory NASA.


Beranda TEKNO Science 

Penampakan Awan Badai di Atas Sumatera, Jepretan NASA dari Luar Angkasa

Redaksi - Science

9 November 2021

Penampakan awan Anvil, awan badai yang terbentang di atas pulau Sumatera. (dok. Nasa Earth Observatory)

Penampakan awan Anvil, awan badai yang terbentang di atas pulau Sumatera. (dok. Nasa Earth Observatory)

Penampakan awan badai yang menyelimuti kawasan Sumatera berhasil dipotret dari luar angkasa oleh seorang astronaut yang bertugas di Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS).


Potret langit Sumatera tersebut diambil oleh seorang astronaut kru ekspedisi 65 beberapa waktu lalu (18/7) menggunakan kamera digital.

BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas”


Bidikan astronaut tersebut menampilkan gambar Pulau Bangka dan Belitung yang lebih kecil berdekatan dengan Laut Jawa dan Pantai Barat Kalimantan, seperti dilaporkan oleh Earth Observatory NASA.



Hasil foto menunjukkan adanya awan berbentuk seperti landasan panjang dan cerah yang dihasilkan oleh badai petir yang membuat bayangan gelap di dataran dan laut di bawahnya.


Dari foto tersebut diketahui bahwa awan seperti landasan itu adalah awan Anvil. Awan ini membentang dimulai di atas Pulau Bangka membentang sekitar 200 kilometer melintasi Sumatera ke Samudera Hindia.


Awan Anvil lain bergerak menuju Pegunungan Barisan dan awan kumulus kecil juga terbentuk di atas garis Kepulauan Mentawai


Zona bebas awan muncul di atas Laut Jawa dan Samudra Hindia. Kedua zona terletak melawan arah angin daratan Kalimantan dan Sumatera dengan udara yang tampaknya turun ke permukaan laut yang biasanya menekan pembentukan awan.


Dari hasil foto juga terlihat zona paling terang dari paparan sinar Matahari di atas lautan menyorot selat antara Sumatera dan pulau-pulau lain, termasuk Singapura yang terlihat tersembunyi di bawah badai petir.


Selain itu, pada saat pengambilan foto tersebut, terlihat angin bertiup dari Timur Laut. Setelah melintasi Laut Jawa, udara lembab akan naik karena dipanaskan. Pemanasan ini yang kemungkinan besar akan menyebabkan munculnya badai petir di setiap pulau yang terkena awan panas tersebut.


Puncak dari beberapa badai yang terpotong oleh angin akan membentuk awan dengan permukaan atas yang rata yang disebut awan Anvil.

BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas”


Mengenal Awan Anvil

Awan Anvil merupakan awan yang mengandung partikel es yang lebih kompleks, terutama di bagian landasan yang masih terkait erat dengan awan dalam induk, seperti dilansir dari ScienceDirect.


Awan Anvil, yang sebagian besar terdiri dari partikel es, terbentuk di bagian atas badai petir. Mereka mendapatkan bentuk yang rata seperti landasan akibat udara yang naik dalam badai petir mengembang dan menyebar saat udara menabrak bagian bawah stratosfer.


Baca juga: AS Sempat Memicu Bom Nuklir di Luar Angkasa Kejadian Tak Terlupakan.


Hal ini terjadi karena udara di stratosfer lebih hangat daripada udara yang naik di awan Anvil, dan dengan demikian mencegah udara Anvil yang relatif lebih dingin naik lebih jauh.


NASA menjelaskan awan Anvil yang merupakan bagian dari awan cumulonimbus atau tumpukan awan hujan terbentuk karena konveksi yang kuat dari panas, lembab, dan udara yang tidak stabil.


Jika ada kelembaban atmosfer yang cukup, tetesan air akan mengembun saat massa udara bertemu dengan udara yang lebih dingin di ketinggian yang lebih tinggi


Massa udara itu juga mengembang dan mendingin saat naik karena penurunan tekanan atmosfer, ini merupakan sebuah proses yang dikenal sebagai pendinginan adiabatik.


Jenis konveksi ini umum di garis lintang tropis sepanjang tahun dan selama musim panas di garis lintang yang lebih tinggi.


Lewat foto tersebut, astronaut kru ekspedisi 65 telah memberikan contoh yang sangat baik bagaimana karakteristik terkait awan cumulonimbus.


CNN Indonesia

Postingan populer dari blog ini

GERAKAN NASIONAL RA MEMBATIK DALAM RANGKA MEMPERINGATI BATIK NASIONAL TAHUN 2025 PC IGRA PARIGI

  Ratusan murid Raudatul Athfal (RA) se-kecamatan Parigi berkumpul dalam kegiatan Nasional RA Membatik yang digelar di Tanjung Cemara, Dsn. Sukarsik, Kec. Sidamulih, Kab. Pangandaran, Provinsi. Jawa Barat. Pada Tanggal 2 OKTOBER 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya batik di usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan Generasi muda yang cinta terhadap Budaya Indonesia Makannya harus di pupuk sejak dini. Ucap Siti Mardiah (Ketua Pelaksana) . Kegiatan ini serentak di seluruh Indonesia tentunya kegiatan ini berbeda-beda setiap tahunnya dan bersamaan hari ini dengan Peringatan hari batik nasional maka kami mengambil kegiatan membatik ini. Tambah Siti Mardiah dalam wawancara Pada 02/10/2025. https://mediasumber7.blogspot.com/2025/08/pc-ipnu-pangandaran-mengecam-tindakan.html Menurut bapak H. Akhmad Rifa'i, S.Ag., MM. (Kasi Penmad Kementrian Agama Kab. Pangandaran) Kegiatan ini bartujuan untuk mengenalkan Budaya yang menjadi identitas Indonesia atau batik itu...

PC IPNU PANGANDARAN MENGECAM TINDAKAN APARAT, KEADILAN UNTUK KORBAN, EVALUASI UNTUK POLRI

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Pangandaran menyoroti kejadian atas kejadian demonstrasi 28 Agustus 2025 yang menyebabkan adanya korban jiwa yang merupakan pengemudi ojek online (ojol). PC IPNU Pangandaran menyatakan sikap tegas mengecam keras tindakan represif aparat yang menimpa masyarakat, termasuk insiden memilukan ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pelindasan oleh mobil Brimob. Sekretaris IPNU Pangandaran, Muslih Kurnia menegaskan bahwa kejadian itu mencoreng wajah kepolisian sekaligus melukai rasa kemanusiaan. Menurutnya, aparat yang seharusnya melindungi masyarakat justru melakukan tindakan anarkis yang tidak bisa ditoleransi. “Kami dari PC IPNU Pangandaran menyatakan dengan tegas  mengutuk tindakan represif aparat, khususnya tragedi penindasan pengemudi ojek online oleh mobil Brimob. Polisi seharusnya hadir untuk mengayomi masyarakat, bukan menjadi ancaman bagi rakyat kecil yang mencari nafkah,” tegas Muslih, Jumat (29/8/2025...

Gerakan Pemuda Ansor Pangandaran Desak Pemda Tegaskan Penggunaan IPAL di Dapur SPPG harus Sesuai Standar

Yosep Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran desak Pemda tegaskan IPAL di Dapur SPPG harus sesuai standar  Pangandaran - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pangandaran meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memastikan bahwa seluruh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Giji (SPPG) di wilayah Pangandaran menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar  Yosep Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran Bidang Lingkungan Hidup menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah baik Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan gizi Generasi Bangsa, terutama anak-anak usia sekolah. Namun, aspek lingkungan tidak boleh diabaikan. “Program makan bergizi gratis sangat bermanfaat, tetapi proses pengolahan makanannya juga harus memperhatikan dampak lingkungan. Kami mendorong DLHK Pangandaran untuk memastikan setiap dapur SPPG memiliki IPAL yang layak dan berfungsi baik,” ujarnya. Menurut Yosep...