Langsung ke konten utama

Guru Kreatif, Kunci Sukses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas


 Di tangan guru kreatif, pelajaran yang sukar bisa dengan mudah dipahami. Pelajaran tidak akan terasa monoton. Bahkan kehadirannya ditunggu oleh murid-muridnya. 


United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) suatu organisasi internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pembangunan untuk hak setiap anak melakukan survei pada Mei 2021 di 34 Provinsi di Indonesia. Hasilnya, 38 persen siswa merasakan kurangnya bimbingan guru, 31 persen siswa merasa bosan, 70 persen orang tua khawatir tentang hilangnya pembelajaran selama pandemi.


BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas”


Hal ini mengisyaratkan, sejumlah keluarga akan menghentikan pendidikan anaknya untuk sementara, sedangkan satu dari lima rumah tangga tidak ingin melanjutkannya.


Melihat fakta di atas, Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Depok kembali mengadakan Webinar Series 4 dengan tema “Kreatifitas Madrasah: Strategi, Tantangan dan Peluang menjadi Guru Kreatif dan Inovatif”, melalui media Zoom Meeting, Sabtu (6/11).


Salah satu narasumber pada kegiatan tersebut, M Fakhrurrozi mengatakan pentingnya kreatifitas seorang guru Kunci Sukses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.


BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas”


“Pada intinya, kreatifitas merupakan kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru. Bisa berupa gagasan maupun karya nyata. Bisa juga dalam bentuk karya baru maupun kombinasi dari hal-hal yang sudah ada. Namun ada hal yang baru dari yang sudah ada,” kata Dosen Psikologi Universitas Gunadarma itu.


Menurutnya, ada empat dimensi kreatifitas yang harus dimiliki oleh seorang guru, yaitu ‘empat P’: 


Pertama, Person, yaitu fokus pada individu kreatif. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi gaya belajar siswa, minat dan bakat yang mereka miliki. Sehingga guru bisa memilih metode dan pendekatan belajar yang tepat.


Kedua, Product. Hendaknya guru jeli melihat peluang pada produk atau apa yang dapat dihasilkan oleh individu (siswa), baik sesuatu yang baru maupun sebuah penggabungan yang inovatif. Guru kreatif adalah guru yang terus memberi tantangan siswanya agar mereka menekuni bidang yang mereka sukai, sesuai minta dan bakat masing-masing. Bisa dalam hal musik, kesenian, kriya, kuliner, fotografi hingga robotik.


Ketiga, Process. Fokus pada proses berfikir sehingga memunculkan ide-ide unik dan kreatif.


“Guru yang kreatif itu selalu memiliki ide segar, tampil beda, fleksibel, mudah bergaul, menyenangkan, suka bereksperimen dan cekatan,” tambahnya penuh semangat.


Keempat, Press. Ialah menekankan faktor dorongan, baik dorongan internal maupun eksternal serta lingkungan sosial dan psikologis. 


Dengan dilaksanakannya seminar semacam ini, diharapkan pendidikan Madrasah semakin maju dan terus menghasilkan siswa yang penuh kreatifitas. Serta bermanfaat untuk kemajua umat dan bangsa.


Sumber : NU ONLINE

Postingan populer dari blog ini

GERAKAN NASIONAL RA MEMBATIK DALAM RANGKA MEMPERINGATI BATIK NASIONAL TAHUN 2025 PC IGRA PARIGI

  Ratusan murid Raudatul Athfal (RA) se-kecamatan Parigi berkumpul dalam kegiatan Nasional RA Membatik yang digelar di Tanjung Cemara, Dsn. Sukarsik, Kec. Sidamulih, Kab. Pangandaran, Provinsi. Jawa Barat. Pada Tanggal 2 OKTOBER 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya batik di usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan Generasi muda yang cinta terhadap Budaya Indonesia Makannya harus di pupuk sejak dini. Ucap Siti Mardiah (Ketua Pelaksana) . Kegiatan ini serentak di seluruh Indonesia tentunya kegiatan ini berbeda-beda setiap tahunnya dan bersamaan hari ini dengan Peringatan hari batik nasional maka kami mengambil kegiatan membatik ini. Tambah Siti Mardiah dalam wawancara Pada 02/10/2025. https://mediasumber7.blogspot.com/2025/08/pc-ipnu-pangandaran-mengecam-tindakan.html Menurut bapak H. Akhmad Rifa'i, S.Ag., MM. (Kasi Penmad Kementrian Agama Kab. Pangandaran) Kegiatan ini bartujuan untuk mengenalkan Budaya yang menjadi identitas Indonesia atau batik itu...

PC IPNU PANGANDARAN MENGECAM TINDAKAN APARAT, KEADILAN UNTUK KORBAN, EVALUASI UNTUK POLRI

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Pangandaran menyoroti kejadian atas kejadian demonstrasi 28 Agustus 2025 yang menyebabkan adanya korban jiwa yang merupakan pengemudi ojek online (ojol). PC IPNU Pangandaran menyatakan sikap tegas mengecam keras tindakan represif aparat yang menimpa masyarakat, termasuk insiden memilukan ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pelindasan oleh mobil Brimob. Sekretaris IPNU Pangandaran, Muslih Kurnia menegaskan bahwa kejadian itu mencoreng wajah kepolisian sekaligus melukai rasa kemanusiaan. Menurutnya, aparat yang seharusnya melindungi masyarakat justru melakukan tindakan anarkis yang tidak bisa ditoleransi. “Kami dari PC IPNU Pangandaran menyatakan dengan tegas  mengutuk tindakan represif aparat, khususnya tragedi penindasan pengemudi ojek online oleh mobil Brimob. Polisi seharusnya hadir untuk mengayomi masyarakat, bukan menjadi ancaman bagi rakyat kecil yang mencari nafkah,” tegas Muslih, Jumat (29/8/2025...

Gerakan Pemuda Ansor Pangandaran Desak Pemda Tegaskan Penggunaan IPAL di Dapur SPPG harus Sesuai Standar

Yosep Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran desak Pemda tegaskan IPAL di Dapur SPPG harus sesuai standar  Pangandaran - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pangandaran meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memastikan bahwa seluruh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Giji (SPPG) di wilayah Pangandaran menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar  Yosep Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran Bidang Lingkungan Hidup menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah baik Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan gizi Generasi Bangsa, terutama anak-anak usia sekolah. Namun, aspek lingkungan tidak boleh diabaikan. “Program makan bergizi gratis sangat bermanfaat, tetapi proses pengolahan makanannya juga harus memperhatikan dampak lingkungan. Kami mendorong DLHK Pangandaran untuk memastikan setiap dapur SPPG memiliki IPAL yang layak dan berfungsi baik,” ujarnya. Menurut Yosep...