Langsung ke konten utama

Postingan

Viral, Aksi 2 Laki- laki Dewasa Duel Mengenakan Senjata Tajam Di Tengah Jalan

  Polisi sedang melerai dua pria yang duel pakai senjata tajam di tengah jalan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (16/11/2021). TASIKMALAYA,- Warga Jalan Djuanda, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di depan kantor Samsat, dihebohkan dengan aksi koboi 2 laki- laki dewasa yang duel mengenakan senjata tajam golok serta gergaji pada Selasa( 16/ 11/ 2021). Keduanya berkelahi hingga terluka. Masyarakat setempat serta para pengendara yang melintas di jalan tersebut panik serta tidak dapat melerai, sebab takut hendak terkena senjata tajam yang dipegang kedua pria tersebut. Laju kendaraan juga berhenti dan berupaya menunggu petugas kepolisian yang tiba guna mengamankan kedua orang tersebut. Hingga akhirnya seorang polisi dari Polresta Tasikmalaya yang bertugas di Kantor Samsat tiba serta mengacungkan pistolnya buat melerai keduanya. Polisi bahkan sempat memberikan tembakan peringatan ke udara.. Keduanya akhirnya dapat dilerai serta masing- masing menyerahkan senjata tajam yang diba...

Guru Kreatif, Kunci Sukses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

 Di tangan guru kreatif, pelajaran yang sukar bisa dengan mudah dipahami. Pelajaran tidak akan terasa monoton. Bahkan kehadirannya ditunggu oleh murid-muridnya.  United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) suatu organisasi internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pembangunan untuk hak setiap anak melakukan survei pada Mei 2021 di 34 Provinsi di Indonesia. Hasilnya, 38 persen siswa merasakan kurangnya bimbingan guru, 31 persen siswa merasa bosan, 70 persen orang tua khawatir tentang hilangnya pembelajaran selama pandemi. BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas” Hal ini mengisyaratkan, sejumlah keluarga akan menghentikan pendidikan anaknya untuk sementara, sedangkan satu dari lima rumah tangga tidak ingin melanjutkannya. Melihat fakta di atas, Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Depok kembali mengadakan Webinar Series 4 dengan tema “Kreatifitas Madrasah: Strategi, Tantangan dan Peluang men...

Tiap Tiga Peserta Wakili PWNU & PCNU Pada Muktamar Ke-34

Panitia Nasional Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) telah mengambil pilihan skema kepesertaan yang dinilai moderat dengan tiga orang utusan dari setiap wilayah dan cabang. Masing-masing utusan tersebut adalah rais syuriyah, ketua tanfidziyah, dan kiai non-struktural. “Jadi satu orang rais syuriyah, satu orang ketua tanfidziyah, dan satu orang kiai kultural. Itu jumlahnya sekitar 2.000-an, dengan panitia sudah hampir 3.000. Kita ambil pilihan yang paling moderat. Kan ada pilihan dua sampai empat. Kita ambil yang tiga orang,” terang Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-34 NU Kiai Imam Aziz, kepada NU Online, pada Kamis pekan lalu. Pilihan skema peserta dengan masing-masing tiga orang itu, berasal dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), serta 14 badan otonom (42 orang) dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat. Ditambah pula utusan PBNU dari unsur syuriyah (32 orang), mustasyar (15 orang), a’wan (20 orang), dan tanfidziyah (38 orang). Maka total peserta seb...

Penampakan Awan Badai Di Potret Dari Luar Angkasa Menyelimuti Kawasan Sumatera

  Penampakan awan badai yang menyelimuti kawasan Sumatera berhasil dipotret dari luar angkasa oleh seorang astronaut yang bertugas di Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS). Potret langit Sumatera tersebut diambil oleh seorang astronaut kru ekspedisi 65 beberapa waktu lalu (18/7) menggunakan kamera digital. Bidikan astronaut tersebut menampilkan gambar Pulau Bangka dan Belitung yang lebih kecil berdekatan dengan Laut Jawa dan Pantai Barat Kalimantan, seperti dilaporkan oleh Earth Observatory NASA. Beranda TEKNO Science  Penampakan Awan Badai di Atas Sumatera, Jepretan NASA dari Luar Angkasa Redaksi - Science 9 November 2021 Penampakan awan Anvil, awan badai yang terbentang di atas pulau Sumatera. (dok. Nasa Earth Observatory) Penampakan awan Anvil, awan badai yang terbentang di atas pulau Sumatera. (dok. Nasa Earth Observatory) Penampakan awan badai yang menyelimuti kawasan Sumatera berhasil dipotret dari luar angkasa oleh seorang astronaut yang bertugas di Stasiun Internasi...

Muhammad Ghifari Pemuda Asal Cimerak

  Pemuda di Pangandaran Raup Ratusan Juta per Bulan dari Profesi Baru Muhammad Ghifari, pemuda asal Dusun Cidadap, Desa/ Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran memutuskan guna menyudahi menekuni profesi pemain game online ataupun gamer pada 2019 kemudian. Ghifari berkata, dia menyudahi jadi seseorang gamer sebab penghasilannya tidak menentu. Dia setelah itu memutuskan buat menempuh profesi baru selaku seseorang trader. Keputusan itu kesimpulannya membawanya berhasil meraup keuntungan ratusan juta per bulan. BACA JUGA : ”Bule Kanada Tinggal Di Pangandaran Miliki Kebun Luas” “ Berkat keuletan serta keseriusan, alhamdulilah saya bisa sukses dan bisa menghasilkan uang sebagai trader,” ucapnya Pekan( 7/ 11/ 2021). Ghifari yang berniat buat menopang mengurangi beban keluarga, mengaku terus belajar memperdalam pengetahuan tentang internet. “ Tahun 2019 saya mulai menekuni trading, sampai saat ini saya sanggup menghasilkan untung sekitar Rp 50 juta per hari,” paparnya. BACA JUGA : ...

Wisata Daerah Desa Selasari Kecamatan Parigi (Santirah Body Rafting)

  Di sekitar Desa Selasari terdapat wisata desa, salah satunya: • Santirah River Tubing  Adalah sungai tertinggi yang ada pada seluruh aliran air hingga daerah Citumang, Green Canyon Pangandaran Konon katanya Santirah berasal dari nama seorang gadis desa asli Desa Selasari yang cantik dan rupawan, banyak pria yang menyukai dan mengejar-ngejar Santirah karena paras cantiknya, merasa bingung karena banyak pria yang menyukai dirinya, akhirnya santirah memutuskan diri untuk loncat dari tebing yang ada di sungai Santirah, pada saat itu pula Santirah lenyap dengan aliran air deras yang mengalir. Sungai Santirah memang ada sejak dulu kala namun wisatanya ditemukan dan dikembangkan sekitar tahun 2013, oleh pemuda sekitar, butuh waktu 3-6 bulan untuk membuka dan membersihkan track sungai agar bisa dijadikan wisata, dengan ritual desa setempat pastinya untuk menghormati para leluhur yang telah terdahulu, karena sepanjang sungai Santirah ini banyak ditumbuhi pohon bambu yang rimbun. BACA...